Leave a comment

Fenomena Pembekuan (Icing) pada Leading Edge Sayap Pesawat


Bismillah….

Postingan kedua (yang pertama tentang winglet) ane hari ini masih berkutat tentang si “burung besi”. Teman – teman tahu kan kalo pesawat mengudara pada altitude yang sangat tinggi yaitu sekitar 50.000 – 65.000 kaki (dalam cruising mode). Itu ada tujuannya yaitu untuk meningkatkan efisiensi aerodinamis karena pada ketinggian segitu densitas udara sangat rendah sehingga gesekan dengan udara dapat diminimalkan. Namun, ternyata ada fenomena yang kurang menguntungkan terjadi ketika pesawat mengudara pada ketinggian tersebut yaitu dapat terbentuk es alias pembekuan di leading edge sayap pesawat lantaran temperatur yang sangat amat rendah (bisa mencapai -45oC). Bagaimanakah cara para engineer pesawat terbang mengatasi hal tersebut ?? Penjelasannya dapat ditemukan di video berikut. Lagi – lagi videonya sengaja gak ane kasih subtitle. Selamat menyaksikan !!

(Ahmad Fathonah)

————————-mechanicalengboy.wordpress.com————————

Sumber :

National Geographic Megafactories – Learjet

Ayo teman - teman. Monggo dikeluarkan unek2nya !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: