Leave a comment

Racing Technique Series (Tipe – Tipe Corner)


Bismillah……

Pada seri Racing Technique sebelumnya, ane udah membahas tentang racing line beserta segala tetek bengeknya. Sekarang ane mau membahas tipe – tipe corner atau tikungan yang ada. Mengapa perlu dibahas….?? Karena tiap tikungan tersebut memerlukan treatment yang khusus alias gak sama agar didapatkan jarak dan kecepatan optimum. Yuuk, kita bahas satu persatu.

a. Progressive Opening Corner

corner1

Corner jenis ini memiliki karakteristik racing line membuka secara progresif setelah melalui titik apex. Jadi, pada tikungan jenis ini, driver kudu turn in agak terlambat (lihat racing line-nya lebih ketat diawal) namun dengan apex yang lebih prematur agar kendaraan dapat berakselerasi secara maksimum memanfaatkan space sirkuit yang ada, melebar hingga mencapai track out.

b. Tightening Corner

corner2

Nah, kalo yang ini bisa dikatakan kebalikan dari corner tipe progressive opening yaitu racing line malah membuka lebar sebelum melalui apex dan makin ketat setelah lepas dari apex. Kendaraan dipaksa untuk turn in lebih awal dengan apex yang agak prematur. Jadi si pengemudi diusahakan berada di bagian luar lintasan selama mungkin sebelum turn in. Bila perlu untuk memaksimalkan lap time pengereman bisa sedikit ditunda mendekati turn in. Seperti biasa, setelah melewati apex, langsung tancep gas sekencang mungkin…!!

c. Hairpin Corner

corner3

Corner ini berbentuk huruf “U” yang saling berlawanan 180 derajat alias membentuk huruf “S”. Corner jenis ini memang terbilang agak expert dan butuh lebih banyak latihan agar dapat dikuasai. Trik menaklukan corner jenis ini, ambil posisi terluar selama mungkin sebelum turn in dan dapatkan apex yang paling terlambat untuk mengatasi corner “U” yang pertama. Segera setelah melewati apex corner “U”, kendaraan jangan digas terlalu besar terlebih dahulu sembari mulai melakukan turn in untuk corner “U” kedua. Usahakan gas dan steer diatur sehingga racing line yang terbentuk hampir pas di tengah sirkuit. Letak apex pada corner “U” kedua relatif hampir sama dengan corner “U” pertama. Setelah melewati apex kedua, kick the throttle pedal hard…!!

d. Chicanes   

Corner jenis ini memiliki ritme steering yang cepat sehingga pengemudi kudu responsif. Chicane terbagi empat yaitu :

corner4

1. Pada Chicane tipe ini, yang diprioritaskan adalah saat exit, yaitu masa – masa fast steering turn setelah apex. Tentunya, pengemudi harus mengorbankan corner pertama dengan turn in dan apex yang agak telat. Namun, logikanya bro dan sist bisa mengoptimalkan kemampuan kendaraan pada corner selanjutnya yang cenderung tidak terlalu menukik. Jadi setelah apex, bro & sist bisa membanting stir (turn in kedua) dan mulai full throttle hingga track out, keluar dari chicane. Jadi saat apex kedua, pengemudi malah bisa berakselerasi.

corner5

2. Kalo Chicane yang ini kebalikan dari Chicane yang pertama. Si pengemudi harus memprioritaskan saat masuk ke corner pertama. Turn in dan apex pertama yang lebih dini dengan tetap menjaga kecepatan agak tinggi. Baru setelah apex pertama bro & sist mulai sedikit membanting stir (turn in kedua) sambil menurunkan kecepatan. Lepas dari apex kedua, seperti biasa, tinggalkan Chicane dengan full throttle hingga track out..!!

corner6

3. Chicane tipe ke-3 ini, pengemudi harus mengorbankan kecepatan pada corner pertama dengan turn in yang dini sehingga saat exit dari corner kedua si pengemudi bisa segera berakselerasi lebih cepat. Jadi bisa dinamakan teknik “in slow and fast out”.

corner7

4. Pada Chicane ke-4, pengemudi dapat memaksimalkan lap time dengan braking yang lebih telat sehingga titik turn in juga lebih telat. Pengemudi harus menjaga jarak dengan inner bend corner pertama setelah apex pertama sedekat mungkin, hingga memudahkannya untuk melewati apex kedua. Namun, setelah keluar dari Chicane, pengemudi harus menunggu kendaraan untuk lebih “lurus”, lurus dalam artian sejajar dengan straight way yang biasanya terdapat setelah Chicane kemudian baru berakselerasi penuh.

(Ahmad Fathonah)

————————-mechanicalengboy.wordpress.com————————

Ayo teman - teman. Monggo dikeluarkan unek2nya !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: