Leave a comment

FAKTA UNIK SEPUTAR HORMON TESTOSTERONE (PART 1)


1. Tahukah anda bahwa testosterone tersusun dari unsur C, H dan O dan memiliki rumus kimia C19H28O2.

1-1

Struktur Ikatan Kimia Testosterone

2. Testosterone disintesis di dalam tubuh dari kolesterol dengan cara mereduksi sebagian ikatan C – H yang ada.

2-1

2-2

Testosterone Terbentuk dari Kolesterol

3. Jumlah hormon testosterone yang diproduksi pada janin laki – laki di dalam kandungan diperkirakan mencapai jumlah maksimum saat usia kandungan 4 bulan dan kemudian kembali menurun.

3-1

Produksi Testosterone Maks. pada Usia Kandungan 4 Bulan

4. Dr. Stephanie Anestis dari Yale University, Amerika Serikat mengadakan uji coba pada sekumpulan simpanse. Ia mengambil sejumlah sampel urin dari beberapa pejantan yang ada pada kumpulan tersebut. Setelah dianalisis di laboratorium, ternyata simpanse yang agresif dan dominan/superior pada kelompok tersebut cenderung memiliki kadar testosterone yang tinggi. Sebaliknya, pejantan yang kurang agresif dan inferior cenderung memiliki kadar testosterone yang rendah.

4-1

Korelasi Kadar Testosterone dengan Tingkat Agresifitas pada Simpanse

5. Laki – laki memiliki kadar testosterone 7 x lebih tinggi dibandingkan perempuan.

6. Kadar testosterone janin selama di dalam kandungan mempengaruhi perkembangan tubuh dan otak si janin sampai ia dewasa. Orang yang memiliki kadar testosterone rendah cenderung lebih baik dalam verbal skill. Sedangkan orang yang memiliki kadar testosterone yang tinggi cenderung lebih baik dalam visual spatial skill (contohnya, mudah memahami bangun ruang 3D dan lebih mudah melakukan parkir paralel).

6-1

6-2

Verbal Skill dan Visual Spatial Skill

7. Dr. Gerianne Alexander dari Texas A&M University, Amerika Serikat melakukan percobaan pada 2 orang bayi laki – laki untuk mengetahui bagaimana testosterone mempengaruhi kelakuan bayi yang notabenenya belum mengetahui jenis kelaminnya sendiri. 2 bayi tersebut dipasangi sebuah kamera yang dapat melacak pergerakan mata. Kedua bayi dihadapkan pada sebuah layar monitor yang bergambar truk/mobil dan poci/boneka. Ternyata, perhatian kedua bayi lebih banyak kepada gambar truk/mobil dibandingkan poci/boneka.

7-1

7-2

7-3

Pengaruh Hormon Testosterone pada Bayi

8. Lebih radikal lagi, Dr. Gerianne memasukkan mainan mobil – mobilan dan boneka kedalam kandang yang berisi sekumpulan monyet. Ternyata, monyet jantan lebih memilih mobil – mobilan dan monyet betina lebih memilih boneka. (Subhanallah…!!)

8-1

8-2

Pengaruh Hormon Testosterone pada Monyet

9. Pada siklus hidup seorang laki – laki, saat ia masih kanak – kanak (belum baligh), kadar testosterone berada pada titik terendah. Namun, saat ia beranjak dewasa (masa pubertas) kadar testosterone meningkat tajam dan mempengaruhi sejumlah perubahan fisik (tumbuhnya kumis, jenggot dan bulu kemaluan; membesarnya jakun; dada membidang, dll) dan perilaku (ingin menjadi yang dominan; ketertarikan pada lawan jenis; cenderung berani mengambil resiko untuk mendapatkan atensi si lawan jenis, dll).

9-1

9-2

Tren Grafik Produksi Hormon Testosterone pada Anak – Anak (atas) dan Remaja (Bawah)

Bro dan sist mau tau lebih, lanjut…?? nantikan part 2-nya….

Coming soon….

(Ahmad Fathonah)

————————-mechanicalengboy.wordpress.com————————

Sumber :

National Geographic Explorer – Testosterone Factor

Ayo teman - teman. Monggo dikeluarkan unek2nya !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: