1 Comment

Project Gila Redbull Stratos, Terjun Bebas dari Ketinggian 39 Km…!!


Mungkin bro & sist pernah ndenger kata “Redbull Stratos”….??? Ya, benar banget… Sebuah misi “gila” untuk mencetak rekor dunia dengan cara terjun bebas dari ketinggian 39,045 kilometer atau 24,261 mil dari permukaan bumi. Aksi “gila” ini dilakukan di negara Paklek (paman dalam bahasa jawa) Sam. Tepatnya di negara bagian New Mexico. Orang yang bernyali cukup besar untuk melakukan aksi ini adalah seorang berkebangsaan Austria bernama Felix Baumgartner. Untuk mencapai ketinggian 39 Km, Felix menaiki sebuah kapsul yang dilengkapi dengan balon berisi gas helium. Perlu diingat, karena pada ketinggian 39 Km dari permukaan bumi merupakan area lapisan atmosfer kedua yaitu stratosfer (makanya project pemecahan rekor ini dinamakan Redbull Stratos yang diambil dari kata stratosfer) yang memiliki temperatur rata – rata yang sangat rendah yaitu sekitar -3oC  dan tekanan dibawah 1 atmosfer sehingga Felix harus menggunakan suit yang didesain khusus untuk temperatur dan tekanan ekstrim tersebut. Total waktu yang dibutuhkan mulai pertama kali loncat dari kapsul hingga mendarat di bumi diperkirakan mencapai 10 menit dengan kecepatan maksimum terjun bebas hingga 1342,1 Km/jam.

Logo Redbull Stratos

Fase Persiapan & Latihan

Nah bro & sist, karena ini project besar dan gak main – main, maka butuh latihan dan persiapan yang tidak sedikit tentunya. Pada 15 Maret 2012, Felix melakukan tes pertama (dari dua tes yang rencananya diadakan) dari ketinggian 21.818 meter (71.581 kaki). Waktu yang Ia tempuh selama terjun bebas pada tes pertama tersebut diklaim mencapai 3 menit 43 detik dengan kecepatan maksimum lebih dari 580 Km/Jam (360 mph) sebelum parasut dibuka. Waktu total yang dibutuhkan mulai dari pertama loncat hingga menapakkan kaki ke bumi adalah 8 menit 8 detik.

Pada 25 Juli 2012, Baumgartner menyelesaikan tes kedua dan merupakan tes terakhir yang dilakukan dari ketinggian 29.460 meter (96.650 kaki). Karena ketinggian yang dicapai pada tes kedua ini lebih tinggi dari tes pertama, tentunya waktu tempuh selama terjun bebas lebih lama dari tes pertama yaitu memakan waktu 3 menit 48 detik dengan kecepatan maksimum hingga 863 Km/Jam (563 mph) sebelum parasut dibuka.

Penampakan Felix Baumgartner

Eksekusi Misi

Awalnya  yang project direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2012 pagi hari. Kemudian panitia project yang terdiri dari para ilmuwan dan engineer (tentunya) mengundur pelaksanaan misi selama 5 jam karena cuaca yang kurang bersahabat.  Setelah dilaksanakan pengecekan ulang pada kapsul yang akan ditumpangi Felix, ternyata didapati kerusakan pada sistem komunikasi radio. Akhirnya pada pukul 11.42 MDT misi dibatalkan karena kecepatan angin lokal diatas rata – rata yaitu sebesar 40 Km/Jam. Misi kemudian dijadwalkan ulang pada tanggal 11 Oktober pagi hari. Namun karena pantauan beberapa metereologist yang ikut dalam project tersebut bahwa cuaca masih belum kondusif, maka misi kembali diundur pada tanggal 14 Oktober.

Detik – Detik Awal Loncatan Fenomenal Sepanjang Sejarah

Kapsul yang membawa Felix diluncurkan dari Roswell International Air Center pada pukul 09.30 setempat pada tanggal yang telah ditetapkan yaitu 14 Oktober. Cuaca pada saat itu cerah dengan kecepatan angin rata – rata hanya sekitar 5,5 Km/Jam sedangkan temperatur daratan hanya sekitar 14oC. Perjalanan Felix untuk mencapai ketinggian yang diinginkan yaitu 39,045 Km membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam. Saat kapsul telah mencapai ketinggian 38 Km, sebagian gas helium dibuang keluar dari balon untuk menurunkan laju kenaikan kapsul.

Sesaat setelah Felix melampaui Armstrong limit  [1], heater pada visor helm Felix mengalami gangguan sehingga tidak bekerja dengan baik. Mission control room tetap melanjutkan misi tersebut dan 40 menit kemudian mission control room mengumumkan bahwa aksi akan terus berjalan tanpa memperdulikan gangguan yang dialami Felix.

Setelah mencapai ketinggian yang diinginkan, tekanan dalam kabin kapsul diturunkan sehingga mendekati tekanan atmosfer sekitar dan suplai udara dipindah dari tabung oksigen yang ada di kapsul ke tabung oksigen yang telah terpasang pada suit. Saat pengecekan terakhir telah dilakukan, pelatih Felix, Joseph Kittinger berkata pada Felix, “OK, we’re getting serious now, Felix….!!

15 menit setelah final check dilakukan dan tekanan kabin dan luar kabin telah stabil, pintu dibuka. Felix mulai mengaktifkan kamera pada suitnya (yang ini pasti kamera buatan GoPro !!). Kittinger sang pelatih mengontak Felix dan berkata untuk terakhir kali sebelum Felix terjun, “Start the cameras, and our guardian angel will take care of you !!

InsyaAllah kisah aksi gila dan fenomenal Felix akan berlanjut pada postingan saya selanjutnya. Pantengin tulisan saya selanjutnya……

(Ahmad Fathonah)

————————-mechanicalengboy.wordpress.com————————

Sumber :

Wikipedia.org

Fote note :

[1] Armstrong limit adalah daerah bertekanan sangat rendah (sekitar 0,0618 atm) dengan range ketinggian 18.900 – 19.350 meter dari permukaan bumi. Nah, pada ketinggian tsb air dapat mendidih hanya pada temperatur 37oC pdahal tubuh kita sebagian besar terdiri dari air !!!! Bayangkan apa yang terjadi pada tubuh kita jika kita hanya menggunakan tabung pernapasan oksigen tanpa baju bertekanan….!!!

One comment on “Project Gila Redbull Stratos, Terjun Bebas dari Ketinggian 39 Km…!!

  1. […] 1 atm). Pembahasan ini saya rasa perlu diangkat sebagai suplemen dari 2 postingan saya sebelumnya (Redbull Stratos part 1 & Redbull Stratos Part 2) dan karena ada sebagian teman – teman yang ingin meminta penjelasan […]

Ayo teman - teman. Monggo dikeluarkan unek2nya !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: